Emiten tampil pada grafikIDX
—
Analisis Saham Indonesia
High Shareholder Concentration
Memuat dataset kepemilikan saham…
Status data
Sinkron dengan PostgreSQL
Parameter analisis
Nilai bawaan: kepemilikan minimal 90% dan nilai pasar minimal Rp30 triliun. Tombol reset mengembalikan nilai ini.
Median konsentrasi kepemilikan%
—
Median jumlah pemilik utama>1%
—
Total emiten dalam basis dataData
—
Peta konsentrasi kepemilikan emiten
Setiap titik adalah satu emiten yang lolos filter. Posisi ditentukan hanya oleh nilai X dan Y.
HSC Existing (—)
HSC Proxy (—)
Non-HSC (—)
Batas klasifikasi
Cara membaca grafik
Klik untuk memahami posisi, warna, garis pemisah, dan pengaruh filter.
Filter → Posisi → Warna → Garis
Cara membaca grafik
Klik untuk memahami posisi, warna, garis pemisah, dan pengaruh filter.
01
Mulai dari posisi
Kanan = porsi makin besarSumbu X menjumlahkan kepemilikan semua pemegang saham dengan porsi >1%.
Atas = pemilik makin banyakSumbu Y menghitung pemilik unik dengan porsi >1%.
Kanan-bawah = lebih terkonsentrasiPorsi besar dikuasai relatif sedikit pemilik. Bandingkan emiten pada rentang X serupa.
02
Kenali warna status
HSC ExistingMasuk daftar HSC resmi yang sedang berlaku.
HSC ProxyBukan HSC Existing; memenuhi CR1 ≥50%, CR3 ≥60%, atau saham tidak beredar bebas ≥50%.
Non-HSCTidak masuk daftar resmi dan tidak memenuhi aturan HSC Proxy.
03
Pahami garis dan filter
Warna = kategori emitenMerah, oranye, dan hijau menunjukkan kategori yang sedang tersimpan di dashboard.
Garis ungu = batas klasifikasiGaris memisahkan wilayah dengan ciri HSC dan wilayah Non-HSC berdasarkan posisi titik.
Nilai pasar hanya untuk menyaringMarket cap tidak mengubah posisi atau ukuran titik.